Jakim dan Sajat

oleh Ab Jalil Backer

Jabatan Kemajuan Agama Islam Malaysia (JAKIM) harus berfungsi untuk mengembangkan syiar Islam bukan terbabit dengan kontroversi populis yang tidak relevan.

Apa penting jantina Nur Sajat kepada kemajuan syiar Islam?



Apakah dengan terbabit dalam kontroversi menentukan jantina Nur Sajat akan menambah jumlah penganut agama Islam?

Nur Sajat hanya menjual produk kecantikan bukan jual seks.

Apakah Nur Sajat menggalakkan kehidupan seks songsang? Setakat saya tahu tidak ada.

Apakah Nur Sajat seorang sahaja yang mengalami kecelaruan jantina di Malaysia ini sehingga beliau menjadi tumpuan Jakim?

Jawapannya kita tahu ramai lagi di luar sana. Jadi mengapa Jakim sibuk berbahas hal ini dengan menumpukan kepada individu tertentu?

Jika ia merupakan isu undang-undang maka tindakan perundangan harus diambil bukan perbahasan memalukan di khalayak awam.

Berbanding berpolemik dalam media mengenai jantina Nur Sajat, adalah lebih baik Jakim meneruskan usaha menyebarkan agama Allah ini kepada yang belum mendapat hidayah.

“Wahai sekalian manusia yang beriman dengan lidahnya, (namun) belum masuk iman ke dalam hatinya. Janganlah engkau sekalian mengumpat orang-orang Islam dan jangan membuka aib mereka, (kerana) sesungguhnya orang yang membuka aib saudaranya yang muslim, maka Allah akan membuka aibnya. Dan siapa yang aibnya dibuka Allah, maka Dia akan membukanya sekalipun di dalam rumahnya.” (HR. Muslim, Abu Daud dan at-Tirmidzi)

Saya setuju usaha mendakwah dan membawa mereka yang terpesong ke jalan yang lurus harus dilakukan.

Saya cuma tidak faham bagaimana polemik menentukan jantina Sajat selama berbulan-bulan boleh menyelesaikan isu LGBT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.