Isu SRK Seri Pristana: Yang Bekerja Disiasat, Kaki Fitnah Ketawa Besar

Guru Besar Sekolah Rendah Kebangsaan (SRK) Seri Pristana disiasat walaupun ternyata tuduhan mengarahlan pelajar bukan Islam makan di dalam tandas ketika bulan puasa tidak benar. Sebaliknya mereka yang memfitnah dan menyebarkan fakta palsu langsung tidak disiasat sehingga kini.

Untuk mengalih perhatian maka macam-macamlah alasan digunakan tersebut termasuk tiada temoat lain yang sesuaikah, sekolah luas, carilah tempat lain bukannya diubah suai bilik persalinan menjadi tempat makan. Bercakap macam mereka sempurna dan serba betul walaupun tidak pernah ke sekolah tersebut.

(Nota: Kalau setakat masuk pejabat main facebook tak perlulah bagi pendapat tak masuk akal seperti makan di perpustakaan, makan dalam kelas, makan dalam bilik guru. Idea bodoh! Kalau makanan bersepah, air tumpah, meja comot dengan makanan, ada ibu bapa nak pergi setiap kelas untuk bersihkan?)

Ikuti luahan anak Guru Besar terbabit dan pendedahan mengenai keadaan sebenar.

Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang..

I’m usually fast at writing my post but this time I’m stuck. No words can reveal my frustration about what has been happening. I scroll through my facebook wall and I just couldn’t bear all the fitnahs that have been going. I’m crying inside. Very loud. Trying my best not to curse out-loud during this holy month. People are talking as if they knew everything. I can’t even believe some of them are actually my friends. I can’t blame them. They don’t know the real story. So they have the right to talk?? To post whatever they want? Even things that are damaging to people involved?

As most of you have known or heard of it’s the very famous story of the school that ‘forced’ non-muslims to eat in the TOILET. Oh my goodness for the sake of your religions and beliefs it is a CHANGING ROOM to begin with. Now some other people don’t even care to know the difference.

They ARE DIFFERENT! And do you even know the condition of the place to say that it’s dirty, not hygienic and whatnot? You’re not even there. Why are you rubbing salt to the wounds? Do you really not know, heard or even care about RACIAL SENSITIVITY? If you do why is there only non-muslims in that photo even though muslim students ARE ASKED to do the same if they aren’t fasting. They are not given extra treatment, to eat in a luxurious dining hall. They are all treated equally. Just the fact that there are more non-muslims who aren’t fasting makes it a bigger deal. Do you see what I see now?
Screenshot_2013-07-24-08-02-01-1
I’m very deeply wounded by this and ESPECIALLY WOUNDED because it’s my dad who is involved in this matter. Yes it’s my freaking DAD. He is the headmaster of the school and only God knows how many times I have rethink about posting this on my wall but things have gotten too serious for what it’s worth and I can’t help but to do something, at least by doing this. Who am I again? Who are going to read my post? I’m just like any other medical student studying overseas under the blessings of duit rakyat, and temporarily back in Malaysia for summer holiday, hoping to spend a good time with my family, but now this?

My dad is the most motivated headmaster I’ve ever met and yes you may think I say this out of bias as a daughter but hey aren’t your dad the best dad in the whole world for you? I know my dad so well. He may be a person who is inclined to support the government, but he will NEVER abuses his power to do anything like has been accused by some irresponsible parties. He comes back everyday from work boasting about his school’s potential. About how the kids have grown better in both academics and co-curiculums. He never stops asking me and my brother questions about how to improve his school. Urging us to go to his school to give out speeches to motivate the students to reach out for their dreams. To become role models to the society and do not let the society ruins you no matter what. Ironic enough, it’s the society who ruined him.

What makes things worse is people keep on posting bad things about my dad, even attacking his posts he’s made in the past that I need to deactivate his facebook for a while to protect him from those horrendous comments and threatening messages that he didn’t even know about.

Please people, if you still have the slightest bit of humanity stop the fitnah. Do you not fear of the consequences of spreading fitnah? Do you not fear of God’s punishment? I’m writing crying my heart out with the intention of being able to reach out to your decent hearts, please STOP! In the name of Allah, in the name of God, please, PUTTING ASIDE WHICH POLITICAL PARTIES YOU’RE ON, just think of me from a perspective of a daughter who cares about her dad. I’m sure you all know how I feel. If you think I’m writing this to gain sympathy, you’re damn right I am. If that’s the least that I can do for my dad.

FYI, because of your ruthless thought Mr. Author, my dad is now with the police, to be investigated. Seriously is my dad really that bad of a person? I think it’s enough for me not to agree with that. And I’m sure all of the people who truly knows him would be on my side. Tabahkan hati Farah. InsyaAllah Allah bersama org teraniaya. The truth will be revealed. I’m praying hard for that. And I believe those who are my friends are with me. No matter what your skin colour or beliefs. People who knows me knows me well and I believe in them and those who don’t, don’t even bother to stalk my life finding faults in mine. Cause I’m sure some of you have done that to my dad. May God guide your life. You can read the post in the picture if you would even bother.

Terjemahan Oleh http://panggungopera.blogspot.com/

Coretan anak guru besar sk sri pristana. Cuba kita letakkan diri kita dalam situasi mereka. Hentikan fitnah. Saya akui, saya sendiri sebak membaca status farah asyikin
(Terjemahan)

“Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang..

Kebiasaannya cepat saja untuk saya menulis post saya, tetapi kali ini, entah kenapa, saya rasa seperti tersekat. Tiada kata yang boleh memperlihatkan kekecewaan saya mengenai apa yang telah terjadi. Saya melihat post di facebook dan saya tidak dapat menanggung segala fitnah yang berlaku. Didalam hati, saya menangis. Menangis kuat. Mencuba menahan diri untuk tidak mengeluarkan kata kesat di saat bulan mulia.

Mereka bercakap seperti mereka lebih tahu segalanya. Saya seperti tak percaya yang ada segelintir dari mereka adalah sahabat saya sendiri. Saya tak boleh salahkan mereka. Mereka tidak tahu cerita yang sebenar-benarnya. Adakah mereka layak untuk bercakap? Untuk post apa saja yang mereka hendak? Walaupun hal itu akan merosakkan dan memburukkan pihak yang berkenaan?

Seperti yang kamu semua tahu mengenai cerita kononnya “sekolah yang telah memaksa pelajar bukan islam untuk makan di tandas”, ya Allah , itu sebenarnya adalah BILIK PERSALINAN. Sekarang, sesetengah orang tak tahu apa perbezaannya. Ia adalah BERBEZA! Dan adakah kamu tahu sebenar-benarnya keadaan yang kamu katakan kotor, dan entah apa lagi? Kamu tak pernah berada disitu! Kenapa kamu seakan-akan meletakkan garam di atas luka?adakah kamu benar tahu, dengar dan prihatin tentang sensitiviti kaum?

Pertuduhan murid makan di tandas adalah tidak benar sama sekali.Tandas pun tak mampu nak beza.Penat Penat.
Kalau benar kamu prihatin, kenapa hanya menyebarkan gambar pelajar bukan islam sedangkan pelajar islam yang tidak berpuasa juga DISURUH melakukan hal yang sama (makan dibilik persalinan). Mereka (pelajar muslim) tidak diberi layan istimewa, makan di tempat yang seakan-akan mewah. Mereka diberi layanan yang sama. Hanyalah kerana kebanyakkan mereka yang makan disitu adalah bukan muslim, membuatkan hal ini menjadi isu besar. Adakah kamu lihat apa yang saya lihat sekarang?

Saya sangat-sangat TERLUKA dengan hal ini dan sangat-sangat pedih rasanya kerana hal ini melibatkan ayah saya sendiri. Ye, ayah saya. Dia adalah pengetua sekolah dan hanya Allah saja yang tahu berapa kali saya berfikir untuk menulis post ini di facebook kerana saya merasakan hal ini telah menjadi sangat serius dan apa yang perlu, saya perlu berbuat sesuatu , paling tidak pun untuk menulis post ini.
Siapalah diri saya ini? Siapa yang akan membaca post saya ini? Saya seperti pelajar dalam bidang perubatan yang lain , belajar di luar negara dengan bantuan duit rakyat, dan balik sebentar untuk percutian musim panas, dengan harapan dapat meluangkan masa dengan keluarga. Tetapi, apakah yang berlaku sekarang ini?

Ayah saya adalah seorang pengetua yang sangat bermotivasi yang pernah saya jumpa dan kamu boleh mengatakan ianya bias, kerana saya sebagai seorang anak perempuan dan bukankah semua merasakan ayah kita adalah yang terbaik di dunia? Saya mengenali ayah saya dengan sangat baik. Dia mungkin merupakan insan yang menyokong kerajaan, tetapi dia TIDAK AKAN menyalahgunakan hak dan kuasa dia sebagai pengetua seperti apa yang diperkatakan oleh setengah pihak yang tidak bertanggungjawab.

Dia balik kerja setiap hari bercerita dengan megahnya mengenai potensi sekolah. Mengenai bagaimana pelajar-pelajar membesar dengan baik didalam pelajaran mahupun kokurikulum. Dia tak pernah berhenti bertanya dengan saya dan abang mengenai bagaimana caranya untuk memperbaiki dan mempertingkatkan lagi prestasi sekolah. Memohon kami untuk pergi ke sekolah tersebut dan memberikan kata-kata motivasi dan ceramah untuk para pelajar untuk mengejar cita-cita. Untuk menjadi contoh kepada mereka dan jangan biarkan masyarakat menjatuhkan kita . Ironinya, masyarakat jugalah yang menjatuhkan dia (ayah saya).

Menjadikan hal ini lebih teruk kerana ada manusia yang tidak henti menyebarkan hal yang buruk mengenai ayah saya, tidak cukup dengan itu, mereka menyerang ayah saya di facebook, di setiap post ayah, dan apa yang perlu saya lakukan hanyalah dengan menghentikan dulu akaun facebook ayah saya untuk sementara, hanyalah untuk melindungi ayah saya daripada komen-komen yang menghina dan tak dapat diterima akal, segala komen yang mengecam ayah saya yang dia sendiri tidak sedar.Tolonglah, jika kamu masih ada rasa perikemanusiaan, hentikanlah fitnah. Adakah kamu tidak takut akan kesan menyebarkan fitnah? Adakah kamu tidak takut akan pembalasan dari Allah? Saya menulis ini dengan menangis sekuat hati dengan niat agar post ini dapat menarik mereka yang baik hati agar menghentikan fitnah ini. Dengan nama Allah, saya memohon , ketepikan dahulu politik mana yang kamu sokong, dan cuba berfikir dalam perspektif seorang anak perempuan yang prihatin akan ayahnya. Saya rasa kamu faham apa yang saya rasa sekarang. Jika Kamu rasa, saya menulis ini adalah untuk meraih simpati, kamu memang benar. Jika dengan berbuat demikian, boleh membantu ayah saya.

Untuk pengetahuan, oleh kerana pemikiran kejam pihak yang menulis hal ini, ayah saya sekarang berada dengan pihak polis untuk disiasat. Adakah ayah saya kelihatan sangat jahat? Saya rasa, cukup untuk saya mengatakan tidak. Saya pasti, sesiapa yang mengenali ayah saya pasti akan memihak kepada saya.

46 thoughts on “Isu SRK Seri Pristana: Yang Bekerja Disiasat, Kaki Fitnah Ketawa Besar

  • July 24, 2013 at 4:14 PM
    Permalink

    perkara ini timbul kerana ia jarang berlaku di malaysia !

    Reply
    • July 24, 2013 at 4:31 PM
      Permalink

      Dekat indon ko selalu ke berlaku kes camni tony?

      Reply
      • July 24, 2013 at 4:51 PM
        Permalink

        KITA KASI AJAR SAMA KAFIR KAFIR YANG MENFITNAH CINA KE HINDU KE KASI AJAR SAMA MEREKA.KASI MATI SEMUA

        Reply
    • July 24, 2013 at 6:05 PM
      Permalink

      Jarang berlaku di Malaysia!!!

      Puak2 PR mmg selalu dok menipu!!!

      Takkan hang yg kaki menipu pun tak tahu Tony!!!

      Reply
    • July 24, 2013 at 6:29 PM
      Permalink

      Perkara nie berlaku sebab Pakatan SYAITAN korang lah toni.

      Reply
    • July 24, 2013 at 8:43 PM
      Permalink

      Dey toni, perkara tu timbul kerana ada rakyaat malaysia lulusan SRJKC macam hang yang tonggong !!

      Isu makanan tak halal di sekolah cina yang mana terdapat murid Islam, tak ada sapa pun kecoh…cai PAS apatah lagi.

      Reply
  • July 24, 2013 at 4:27 PM
    Permalink

    Guru besar yang dah buat macam-macam pulak yang disuruh siasat

    Manusia menipu dan ingin sebarkan kebencian kaum dan agama macam Guneswari Kelly hanya ketawa besar dan seronok melihat kawan-kawan mereka mnghina bulan ramadhan dan agama Islam !!!

    PATUTNYA Guneswari Kelly ni yang kena siasat dengan cerita fitnah dia !!!

    mengatakan murid bukan Islam dipaksa makan dalam ‘toilet’ !!!

    mengatakan murid bukan Islam mendapat layanan yang buruk daripada Sekolah ‘Melayu’ !!!

    dan menyebarkan murid bukan Islam dilarang makan dikantin sekolah !!!

    kenyataan macam ni yang ingin disebarkan di Guneswari Kelly dan ingin melihat ketegangan bangsa dan agama !! lihatlah komen dalam rakan-rakan mereka begitu seronok memaki hamun bulan ramadhan dan merendah-rendahkan orang Muslim !

    Reply
    • July 24, 2013 at 4:35 PM
      Permalink

      Sekali lagi diingatkan…. kalaulah bukan kerana H2O pernah menjadi menteri KDN, kalau ISA tidak dihapus, kalaulah akta hasutan kekal dan akhir sekali kalaulah TDM masih menjadi PM, puak-2 dajjal ini takkan jadi begini….

      Reply
    • July 24, 2013 at 8:27 PM
      Permalink

      siapa Guneswari Kelly ni sebenarnya???
      adakah dia mepunyai relatif yg bersekolah disitu atau pun penyebar dakyah??? org sebegini x seharusnya diberikan kemudahan waima sebesar zarah sekali pun…

      Reply
    • July 24, 2013 at 8:30 PM
      Permalink

      sekalung tahniah buat gurubesar terbabit…kerana anda kreatif didalam urustadbir sekolah yg anda urus….tingkatkan motivasi diri dan jgn jadikan peristiwa ini satu halangan…..

      Reply
  • July 24, 2013 at 4:40 PM
    Permalink

    ini semua salah kementerian pendidikan !
    apa muhidyin buat kantin tak siap lagi sejak mac !asyik kempen dalam parti!

    Reply
    • July 24, 2013 at 5:32 PM
      Permalink

      Hehehe…

      Kempen dalam parti???

      Kalau org UMNO cakap begini, aku no hal. Tapi masalahnya yg cakap ni Tony…

      Cakap sepuluh, sebelas tak boleh percaya.

      Reply
    • July 24, 2013 at 6:32 PM
      Permalink

      Lu tak payah crita apa kementerian buat. Semua dah buat, banyak dasar dah dilaksanakan.

      Lu tanya apa dap sudah buat? Apa pkr sudah buat? Apa pas sudah buat? Celah kuku kambing sahaja development korang!!!! And to top it up, the malays in penang are being discriminated….tgk berita, evry year ada manyak komplen. You people only know how to complain and do nothing good for the rakyat as a whole!!

      Reply
    • July 24, 2013 at 7:56 PM
      Permalink

      Salah kementerian pendidikan ???, aku sokong !! memang kem pendidikan bersalah kerana masih membiarkan sekolah cina dan tamil terus ujud di negara ni !!

      Reply
      • July 24, 2013 at 9:06 PM
        Permalink

        Bukan salah Kementerian Pendidikan membiaq kan sekolah sekolah vernakular beroperasi..tapi PM & BN tu yang tak dak iltizam nak mewujud kan keharmonian kaum melalui sistem pendidikan….satu bahasa pendidikan.

        Reply
        • July 24, 2013 at 11:25 PM
          Permalink

          Yup…precisely.

          Reply
  • July 24, 2013 at 5:04 PM
    Permalink

    Mohon agar buat laporan polis ke atas pihak yang membuat fitnah.

    Reply
  • July 24, 2013 at 5:14 PM
    Permalink

    puak2 ni mintak anak2 dia orang makan kat hotel 5 bintang …. puak haram jadah…puak2 yang memfitnah ajar disiasat dan diambil tindakan….kapal sing bila nak mamposss…

    Reply
    • July 24, 2013 at 6:38 PM
      Permalink

      Ni semua macam bodoh ajer …. Kita dari besar sampai sekrang, tak kira tua muda, kaya miskin, time makan…kengkadang tepi longkang, bawah tiang lampu, bawah panas…tepi hutan, tepi padang, tengah padang temankan nyamuk dalam jerebu kat KL nuh…kalau tengah lapar dan berselera….boleh jer makan…apa hal bising anak2 ni makan kat tmpt yang difikirkan alternatif yang terbaik boleh dibuat pada ketika itu? Kita tau ke keadaan sekolah kat sana, yang sibuk nak komplen?

      Rumah si pengkomplen tu agaknya mahligai indah kott, anak dia makan kat tempat special. Podaahhh lahhh!

      Tu sebab tindakn tegas perlu dikenakan….aku tak kiralah saper yang lembab, tapi benda ni mesti dihalang dari berlaku lagi…..

      Reply
      • July 24, 2013 at 9:10 PM
        Permalink

        Apa kita ingat pengomplen ni makan roti & keju ka kat umah dia…? Porraahhhh kat umah si balau ni cuma kaman tose campoq kuah dal ngan ayaq sejuk jerr.. berlagak macam kelas brahmin kunun….!!!

        Reply
        • July 24, 2013 at 9:34 PM
          Permalink

          Hehehe…

          Kalau ikut logik, org2 kaya tak hantar sekolah camtu…

          Depa lebih rela hantar sekolah yg ada expatriate, biasa lah…nak tiru Mat Salleh

          Reply
          • July 24, 2013 at 11:59 PM
            Permalink

            tu hangpa jangan lupa…rumah dia pun jenis yang ada gantung daun mambu kering di depan pintu, halau hantu..hehe

    • July 24, 2013 at 8:33 PM
      Permalink

      mahligai INDAHHH…..podah cittt….takat saujana utama tu mana der umah indah….umah pun sama je mcm tpt lain…ni jenis org tak reti diuntung…asal duk dlm estet(makbapak diorg)..bila anak2 dah berhijrah ada la mewah sikit…ada ilmu sikit dah tunjuk mcm ada reta berbilion plak….APTB…

      Reply
  • July 24, 2013 at 7:58 PM
    Permalink

    gambus ko tau ka apa yg sebenar berlaku? jgn ko maki ibubapa sbb mrk ada hak untuk pertikaikan kes ini. mkalo anak ko disuruh makan di tandas ko sanggup ka? jgn lepas cakap je @ aq santit ko

    Reply
    • July 24, 2013 at 11:42 PM
      Permalink

      bukan tandas la tolol.. kenapa org dah explain banyak kali ko still ckp tandas ha tolol bin bahlol? nenek ko xajar membaca ek

      Reply
    • July 25, 2013 at 3:22 AM
      Permalink

      kenapa kau tanya aku ??? sekarang semua fakta dah muncul depan mata kau !!! yang kau patut tanya ialah si penipu dan pemfitnah si betina Guneswari Kelly !!!

      Dan kau adalah contoh manusia penipu yang percaya dengan Guneswari Kelly , lihatlah fb Guneswari Kelly tersebut bercerita mengenai agama sendiri TAPI JELAS BELIAU ADALAH MANUSIA HINA YANG MEMBUAT FITNAH !!!

      Jelas si Guneswari Kelly cuma mencetuskan ketegangan agama dan kaum !!!

      Guneswari Kelly menipu mengatakan murid bukan Islam dipaksa makan dalam ‘toilet’ !!! sedangkan ia bukan toilet malah sebelum ini juga pelajar muslim juga makan bersama-sama juga anak guru ! tempat bilik persalinan tersebut lebih bersih dari blik tidor
      Guneswari Kelly yang kotor dan busuk !!!

      mengatakan murid bukan Islam mendapat layanan yang buruk daripada Sekolah ‘Melayu’ !!! ini adalah satu bentuk penghinaan , mana ada sekolah Melayu !!! bodoh kaaa !!!

      dan menyebarkan murid bukan Islam dilarang makan dikantin sekolah !!! lagi sekali fitnah jahat oleh manusia hina bernama Guneswari Kelly

      inilah adalah satu fitnah jahat yang berbentuk perkauman .. lihatlaah orang india yang singkat pemikiran dalam facebook dia yang begitu seronok menghina bulan ramadhan dan orang muslim !!! seolah orang Muslim tak boleh berpuasa kalau ada sesiapa makan depan mereka dan juga menyoalkan solat orang Islam !! apa kene mengena ni ???

      Reply
  • July 24, 2013 at 8:06 PM
    Permalink

    Puak pakatan tengah menyalak gogong ekor kat yahoo malaysian insider… kah kah.. nampak sangat rasis kes guru besar sekolah cina maki murid melayu depa senyap je.. inilah rasis tahap ngok

    Reply
  • July 24, 2013 at 8:25 PM
    Permalink

    simpati dgn HM sekolah tersebut yg telah bersusah payah memberi kemudahan kpd murid2 nya…..kepada mereka2 yg memfitnah lebih baik kamu keluarkan anak..saudara…adik kamu dr sekolah tersebut…kerana kamu satu jiwa telah jatuh…kerana kamu komitted kerjaya org2 terbabit telah hilang…..

    Reply
  • July 24, 2013 at 8:45 PM
    Permalink

    Aku tengok tempat makan tu jauh lagi bersih dari kantin di sekolah cina…

    Reply
    • July 25, 2013 at 12:34 PM
      Permalink

      Kesian kat HM bila baca komen2 tu suma. Bukan i nk back up HM tp this issue dh mcm nk jd sebesar isu ALvivi lak. If HM tu mmg sengaja..mmg la dia bersalah pun..cuma klu apa yg dia buat mmg itu je yg terbaik pd msa keputusan tu..kesian lak bila kena mcm ni.

      Reply
      • July 25, 2013 at 1:46 PM
        Permalink

        Apa nak buat,

        Dunia tanpa batasan katakan, dan kebebasan bersuara…

        Reply
  • July 25, 2013 at 12:33 AM
    Permalink

    i dono how other ppl think, especially those who think “benda kecik jer buat apa nak besarkan issue” “bilik persalinan jer” or anythings else

    BUT I M SURE
    MOST OF US ,most of the people
    think tat “bilik persalinan = bilik mandi = tandas” !!!

    in our concept, tak kira IT IS D SAME!!! it is NOT d place for dining!!!!
    i dun care how high class high clean d bilik persalinan is, i would NEVER wan to eat inside, EVER!!!

    IF u r thinking tat why d people not taking d sch considerationg(like wat u say makanan sepah siapa bersih), first considerlah macam mana org lain pikir

    dan saya seorang guru juga
    dan saya pasti blh dapat thousands of idea drp minta org makan dlm bilik tu

    so dun say those who complain r d ppl of racist, tis is jz about
    HUMAN RIGHT n we felt tat tis is an INSULT!!!

    same,
    if d situation changes to : my muslim students being ask to stay in bilik persalinan while others r eating, i will oso FURIOUS about tis.

    btw, stop showing tat pic
    dun tel me gb pun makan dlm bilik tu

    for me, is jz another SHOW

    Reply
    • July 25, 2013 at 3:34 AM
      Permalink

      what are you trying to say ??? i would like to say the place more clean than your room !!! LOL

      the issue here , dont you read the liar Guneswari Kelly , she play racial card and lie about everything , this bastards was support by low minded racist who happily degrading holy month of ramadhan dan blindly condemn muslim .. so people like you and Guneswari Kelly can telling lie and want to create racial and religious tension in the name of Human right ?? bullshit laa

      She telling everyone kononnya pelajar non muslim kena tindas dan dihalang makan dikantin serta kononnya diasingkan pada waktu rehat dan kononnya pelajar non muslim diberi layanan buruk oleh orang Melayu .. THIS IS THE REAL ISSUE LAAA !!! get your fact first !!! this is the root of all problem !!!

      Reply
    • July 25, 2013 at 9:43 AM
      Permalink

      Mr/Ms guru juga,

      Off course la everyone is furious on this subject

      But look at the bright side. There is no malicious intent on the part of the HM and the teachers to have the non-muslim students have their recess break in changing room.

      Where else, Mr/Mrs Guneswari Kelly have (whether the person aware or not, but come on la, the person are an dault) have malicious intention to smear the good name of the school and furthermore stir up racial hatred towards to HM and the teachers of the school.

      Why should the person do such a thing??? There is no reason to sdo such thing. What the person can do is to enquire the HM and the teachers some explanation as to why does it happen. In fact, the person can do that instead of taking photos and post it in Facebook which eventually stir up racial hatred.

      This is the problem in today society, when the culture of posting picture of what you eat, when you eat and where you eat have been posted in Facebook, instead of try to enquire any explanation from the person in charge in school.

      Off course everyone loves their kids, who don’t (except those who throws babies off course) but doing so does not solve any problem and bring unwarranted attention to the school.

      Reply
    • July 25, 2013 at 12:05 PM
      Permalink

      Guru juga !!…apasal kat sekolah cikgu mesti makan kat tempat yang di sediakan khas untuk cikgu, kenapa tak beratur makan kat kantin sama-sama dengan murid ?? what made u think u teachers are so special ??? Human right ?? i bet u dont even know what it means.

      Reply
      • July 25, 2013 at 12:16 PM
        Permalink

        Sbb kat bilik makan guru ada toilet..senang nk p..heheh. Bukan ke lebih kotor dr bilik persalinan tu? At least dlm changing room tu x de toilet pun.. Bagus giler sekolah zaman ni..siap ada changing room..dulu2 i change bju PJ kat toilet je la.. X kotor pulak zaman kita sekolah dlu kan ‘guru juga’??

        Reply
        • July 25, 2013 at 1:44 PM
          Permalink

          Aku pulak change baju dan seluar PJ kat padang jer,

          Semua lelaki, apa mau takut…

          Hehehe

          Reply
        • July 25, 2013 at 4:57 PM
          Permalink

          sekolah aku pun semua lelaki , tukar kat dalam kelas je hehehehe .. pakai seluar pendek dan tak pakai baju lagi senang hehehe

          Lepas tu adaa yang bagi idea bodoh suruh makan dalam kelas atau library , weiii bangang apa kejadahnya ni ??? aku dulu pun takde nak makan dalam kelas ataupun library ??? sebab secara naturalnya kita nak cari tempat basuh tangan yang dekat atau cuci bekas makanan !!!

          Reply
  • July 27, 2013 at 12:28 AM
    Permalink

    Good to be Indian – they are aggressively fight against this issue like this world about to end.

    Excellent to be Chinese – many excellent lawyers will back up whatever abuses they did to Malay/Muslim.

    Poor Malay – they are Melayu. Government, Jakim, Jais, malay or Islamic party etc…
    Most of the time just wait & see.. me..layu

    Reply
  • July 27, 2013 at 3:28 PM
    Permalink

    Apa yang nak aku katakan di sini. SEMUA PEMIMPIN MELAYU DAYUS..BACUL.. ORANG MELAYU BACUL. Korang belum berada di situasi yang sama dengan pengetua berkenaan.

    Pemimpin Melayu jangan ingatla orang-orang bukan Melayu akan undi korang. Sedangkan orang Melayu masih terhegeh..undi orang bukan Melayu..HAMPAS betus orang Melayu Zaman ini. Tunggu ajela kita semua bakal disembelih hidup-hidup lepas ni macam kat negara luar…

    Reply
    • July 27, 2013 at 7:10 PM
      Permalink

      entahlaa sedangkan blggers pro BN hebat menentang fitnah jahat perkauman oleh DAP/PKR dan Guneswari Kelly .. tapi pemimpin UMNO semua dok goyang telorrrr !!!

      Reply

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.